Pada dimensi mana kita akan bertatap muka? Berkata jujur satu sama lain. Dan duduk sepanjang hari tanpa dalih apapun. Sebab pertemanan ini harus tetap terjalin rapi. Pertemanan yang memang harus kita luruskan. Pertemanan yang aku sengaja bengkokkan dengan salah paham. Sebab, hari ini kata-kata ku tak lagi mampu memenuhi segala emosi. Sebab keberadaanmu ada untuk sekedar diketahui.
[R]ead.[U]pdate.[B]log.[I]nspire.[C]lose READ more t'UPDATE from this BLOG and lets get more INSPIRE, so u can CLOSE today with a best smile. I Hear something, Think something, Learn something, Do something, and last Share something..
Tampilkan postingan dengan label Words.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Words.... Tampilkan semua postingan
21 Februari 2013
20 Desember 2012
19 Desember 2012
Ku
awali terima kasih. Teramat banyak dan melimpah. Aku pernah berkeinginan, suatu
hari semua akan berjalan sempurna seperti yang seharusnya terjadi. Tetapi milik
siapa kesempurnaan itu? Dan hingga saat ini, tak kutemu suatu yang benar-benar
sempurna, sempurna yang hakiki. Sekarang aku tahu bagaimana rasanya sempurna.
Sempurna itu rasa bersyukur yang banyak. Butuh sedikit kesabaran. Keikhlasan
yang berjalan bergandengan. Senyum yang tak kunjung habis walaupun peluh siap
mengganti penuh. Dan berfikir, bahwa sesuatu ada dalam kadarnya masing-masing.
Terkendali maupun tanpa kendali. Semesta bersama kita yang berfikir sempurna.
Maka, mulai hari semua akan menjadi sempurna. Hidupku. Aku.
17 Desember 2012
"Underneath everything, underneath the machinations of the industry and the terrible dance of agent-getting and submissions, underneath the despair and joy and wild mood swings, underneath the misery and extraordinary grace of trying to make art--underneath it all, we just want to sit together and tell stories."
30 November 2012
Then, he said, "Don't ever change yourself because of something, believing it, someday if the something left and lost on you, you'll make a big changes for yourself and try to find back yourself. Just make a changes because of you".
26 November 2012
"RESIGN"
Bisakah seseorang hidup tanpa batasan
waktu? Saya hanya bisa menyimpulkan jika waktu ada untuk sesuatu yang terbatas.
Dan sesuatu yang terbatas itu sempit. Tanpa ruang gerak. Selalu menjadi singkat
dan terlewat begitu saja. Yang tersisa adalah masa sekarang, hari ini, detik
ini bukan masa lalu atau masa depan. Rehat
sejenak dari berbagai penat. Tujuan awal saya menulis hal ini karena
saya benar-benar ingin “resign”. Untuk beberapa waktu ke depan. Boleh?
24 November 2012
Omong Kosong
Surat
itu kembali terlempar mengenai ku. Tulisan tentang sepotong kegembiraan,
tentang secercah kabar, dan mungkin tentang basa-basi yang teramat basi untuk
sengaja di tulis, sebenarnya. Hingga aku tidak lagi mengenali, harus ku balas
dengan kata-kata manis atau ku biarkan dan pura-pura tidak tahu. Aku bosan
berkata maaf lagi. Dan maaf tetap yang terbaik untuk mengganti keterlaluan ku.
Untuk itu tidak ku tulis apapun sebagai balasan. Nyaman? Omong kosong. Andai ku
temu kata selain maaf, pasti segera ku tulis rapi-rapi dan ku kirim
cepat-cepat. Aku benar-benar risau akan beranjak suatu saat nanti. Terlebih
risau, karena kerisauan ini untuk mu. Takut tidak terlalu pantas dan pas untuk
ditujukan. Apa yang sebenarnya ingin kita lakukan? #berpuisi dengan malam,
berdiskusi tentang hati, atau kabur secara pribadi.
20 November 2012
Still You stay in there?
Or maybe You have taken a step on the another place?15 November 2012
Perubahan
#Mari kita berkenalan ulang. Setahun rasanya aku salah paham.Perubahan yang sontak mengejutkanku. Yang benar-benar terjadi dirimu hilang
atau itulah dirimu sebenarnya. Coba buat aku mengerti. Kali ini.
#Oke. Hari ini aku juga berubah. Bukan arus yang membuatku
seperti itu. Tetapi itulah yang seharusnya aku lakukan. Kamu mungkin akan
mengerti. Entah lambat atau cepat.
#Perubahan itu wajar. Tidak ada yang salah akan perubahan. Hanya
terkadang atmosfer yang membuatnya terlihat buruk. Bukan seperti itu aku. Ini
baik. Suatu jalan yang bukan dari jenis kita yang mengetiknya, dan mau tidak
mau aku harus melakukannya. Bahkan jika aku tidak suka atau tidak nyaman akan
hal itu, tidak baik aku membuangnya begitu saja. Aku bagiannya. Dan sudah
seharusnya mengekor di belakangnya. Aku berharap cepat. Kamu, kalian mengerti.
Jika karena perubahan kamu mengira aku akan menghilang. Biar ku tulis dengan
huruf yang tegak sejajar, “aku tak akan pergi ataupun menghilang, panggil dan sapa aku seperti
biasa”.
10 September 2012
Salam Rindu
Untukmu.
Yang saat ini terjaga membaca atau
sedang asik menghambur di kertas-kertas kerjamu. Apa yang terjadi di benakmu,
sayang? Aku sekedar membual, dengan kertas juga tulisan abstrak tak
teridentifikasi. Tulisan-tulisan yang bukan hanya tentangmu, kita atau apapun
yang berurusan dengan cinta. Adakalanya kata satu per satu menyerbu di kepala,
kata hiperbola yang kadang sulit terjelaskan.
Hampir
genap setahun, atau barangkali lebih. Bekerja serabutan, mengambil secuil
perasaan yang ter ”mix and match” kan ala kadarnya. Berasa nyaman. Saat hidup
bermelankoli dengan jalan dan menjadikanku budak kedramatisan, sekali ini aku
senang. Beraga. Membahagia. Memiliki sesuatu yang berjalan dengan ritme tak
beraturan, sewujud kisah yang terbengkalai, tak selesai, pun mimpi ringan yang
tiba-tiba bermigrasi pergi.
Dengan
helaan nafas, suara derap langkah dan degup jantung yang sengaja aku kirimkan
pelan-pelan. Yang tertebar, terlayar, mungkin juga hilang bersama angin yang
senantiasa berhembus di segala arah. Jangan mengira apa-apa.
Salam rindu,
Langganan:
Komentar (Atom)